Jika hari ini kamu sedih karena patah, hatimu hancur berkeping-keping karena seorang lelaki. Maka, berusahalah untuk mulai bangkit kembali. Kamu boleh menangis sejadi-jadinya, tapi setelah itu kamu harus kembali tersenyum. Aku tahu, itu bukanlah hal yang mudah. Sebab, aku pun saat ini pun sedang mengalami hal yang sama. Dibuang dan diabaikan oleh sosok lelaki yang kita kira tidak akan pernah menyakiti. Tapi, justru dialah sosok yang paling menyakiti hati ini.
Salah seorang perempuan pernah berkata kepadaku "jika kamu masih mempunyai rasa sayang, maka perjuangkanlah dia." Sontak aku sedikit kaget dengan nasihat yang ia berikan. Bagaimana mungkin bisa aku memperjuangkan sosok yang sebelumnya telah membuangku begitu saja. Apalagi aku seorang perempuan yang seharusnya layak diperjuangkan, bukan justru memperjuangkan dirinya.
Setelah melalui proses yang cukup panjang untuk belajar mengikhlaskan, ada hal yang aku sadari setelah itu, yaitu tentang takdir. Yup, semua yang terjadi pada ku adalah takdir terbaik dari Allah. Allah tidak akan pernah memberikan sesuatu yang buruk untuk hambaNya. Semua pemberian Allah adalah terbaik untu hambaNya.
Perpisahanku dengannya juga termasuk takdir terbaik dariNya. Dulu, aku menyalahkan sosoknya.Tetapi, saat ini aku sadar bahwa tidak ada yang bisa disalahkan dalam hal ini. Benar katanya, bahwa aku dengannya memanglah tidak cocok. Kita mempunyai prinsip hidup yang berbeda.
Dan saat ini, yang bisa ku lakukan adalah terus berbenah diri, mendekatkan diri kepada Allah, dan berbakti kepada kedua orang tua, serta terus mencari ilmu agama. Aku percaya bahwa suatu saat pelangi yang indah pun akan muncul setelah hujan badai. Kuncinya adalah sabar. Aku juga sangat yakin bahwa Allah tidak akan mengecewakan hambaNya yang berharap padaNya.
Komentar
Posting Komentar